Sistem Operasi Jaringan

Beberapa hal yang akan saya bahas yakni:

  1. Teknologi WAN
  2. Teknologi sharing resource antara linux dan windows
  3. Proxy Server, ssh, telnet, DNS
  4. Hak akses Linux
  5. Reply, rto, ttl
  6. Firewall, perintah routing
  7. Jenis-jenis gangguan internetworking
  8. Fungsi aplikasi monitoring jaringan
  9. Fungsi protokol SNMP

Teknologi WAN

WAN adalah sebuah jaringan komunikasi data yang tersebar pada suatu area geografik yang besar seperti propinsi atau negara. WAN selalu menggunakan fasilitas transmisi yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi seperti perusahaan layanan telepon.

Berikut adalah peralatan-peralatan yang digunakan dalan WAN:

  • Router, termasuk internetworking dan port-port interface WAN
  • Modem, termasuk interface voice-grade, channel service units/digital service units
  • (CSU/DSU) yang melayani interface T1/E1, dan Terminal Adapter/Network Termination 1 (TA/NT 1) sebagai interface integrated Services Digital Network (ISDN)
  • Server-server dial in dan user-user yang melakukan dial out untuk melakukan koneksi

Teknologi Sharing Resource antara Linux dan Windows

Samba

Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS service announcement/browsing). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows. Samba dibuat berdasarkan protokol Server Message Block (SMB), oleh Andrew Tridgell.

Proxy Server, ssh, telnet, DNS

Proxy Server

Proxy server (peladen proxy) adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.

Proxy Server bertindak sebagai gateway terhadap dunia ini Internet untuk setiap komputer klien. Proxy server tidak terlihat oleh komputer klien: seorang pengguna yang berinteraksi dengan Internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa sebuah proxy server sedang menangani request yang dilakukannya. Web server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-olah request itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari proxy server.

Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik (seperti halnya Internet). Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server yang berfungsi sebagai sebuah “agen keamanan” untuk sebuah jaringan pribadi, umumnya dikenal sebagai firewall.

SSH

Secure Shell (SSH) adalah sebuah protokol jaringan kriptografi untuk komunikasi data yang aman, login antarmuka baris perintah, perintah eksekusi jarak jauh, dan layanan jaringan lainnya antara dua jaringan komputer. Ini terkoneksi, melalui saluran aman atau melalui jaringan tidak aman, server dan klien menjalankan server SSH dan SSH program klien secara masing-masing. Protokol spesifikasi membedakan antara dua versi utama yang disebut sebagai SSH-1 dan SSH-2.

Aplikasi yang paling terkenal dari protokol ini adalah untuk akses ke akun shell pada sistem operasi mirip Unix, tetapi juga dapat digunakan dengan cara yang sama untuk akun pada Windows. Ia dirancang sebagai pengganti Telnet dan protokol remote shell lainnya yang tidak aman seperti rsh Berkeley dan protokol rexec, yang mengirim informasi, terutama kata sandi, dalam bentuk teks, membuat mereka rentan terhadap intersepsi dan penyingkapan menggunakan penganalisa paket.Enkripsi yang digunakan oleh SSH dimaksudkan untuk memberikan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman, seperti Internet.

Telnet

Telnet (Telecommunication network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan pada Internet atau Local Area Network untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks interaksi dua arah yang menggunakan koneksi virtual terminal. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

DNS

Sistem Penamaan Domain ; SNR (bahasa Inggris: (Domain Name System; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat pengguna mengetikkan http://www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).

Hak Akses Linux

Hak akses bisa dibilang sebuah hak yang diberikan pada seluruh User atau file
untuk melakukan sesuatu akses. Jadi Hak akses ini dapat diatur sedemikian
rupa supaya file atau direktori itu hanya bisa di read, atau write, dan execute.
Selain itu kita juga bisa mengatur bagaimana
hak akses dari setiap user pada suatu file, atau direktori.
Hal yang harus dikuasai dalam konfigurasi Hak Akses pada Linux :
1. Mengetahui Fungsi CHMOD
2. Mengetahui Fungsi setiap atribut tambahan dalam perintah CHMOD
3. Dapat mengatur hak akses bagi setiap user
4. Dapat mengatur hak akses bagi setiap group
5. Dapat merencanakan hak akses yang diaplikasikan di kehidupan
sehari-hari atau Industri
Sesuai dengan semua yang harus kita kuasai kita harus memahami fungsi
dari perintah “CHMOD” dan atribut tambahan pada perintah CHMOD tersebut,
langsung aja kita Cekidot!!

CHMOD

Chmod merupakan salah satu perintah pada Linux yang berfungsi untuk mengurangi
atau memberikan izin ( Hak Akses ) pada suatu file atau direktori dan User
serta Group.

Dalam Linux ada 3 Hak Akses atau perizinan File dan Direktori, yaitu :
1. r untuk read
2. w untuk write
3. x untuk execute

|—|—|—| |rwx|rwx|rwx|

Pada dasarnya struktur dari chmod seperti diatas, kolom pertama untuk
user kolom yang kedua untuk group kolom yang ketiga anynomos atau other.

A. Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission
diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all)
dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus
(-) untuk mencabut ijin.

Contoh :
Misalnya untuk memberikan izin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner
dan group, perintahnya adalah:

$ chmod ug+rx coba1

Untuk mencabut izin-izin tersebut:

$ chmod ug-rx coba1

B. Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group
dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4
(read),2 (write) dan 1 (execute).

Contoh :

$ chmod 700 coba2

Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user,
baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:

$ chmod 644 coba3

Reply, RTO, TTL

Reply

Jika muncul pesan reply artinya komputer tujuan memberika respon terhadap pesan yang dikirim. Komputer tujuan memberikan pesan bahwa kembali terhadap komputer pengirim bahwa pesan yang dikirim sudah diterima. Dengan kata lain, perangkat komputer tujuan masih terhubung dan dapat diakses.

Request Time Out (RTO)

RTO berarti tidak balasan dari penerima pesan. Packet yang dikirim sebenarnya sudah sampai pada penerima, namun komputer penerima tidak memberikan balasan atau bisa dibilang mengabaikan pesan tersebut. Walau demikian bukan berarti komputer tujuan dalam kondisi down. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari firewall, keamanan jaringan, trouble dalam jaringan, kerusakan NIC.

TTL (Time to live)

TTL adalah semacam penanda waktu agar packet kiriman ping tidak terus menerus terkirim. TTL menandakan bahwa packet ping harus berakhir dalam jangka waktu tertentu. Ketika packet dikirim dari sebuah komputer TTL-nya bernilai 255 setelah melewati sebuah router nilai TTL berkurang satu dan semakin banyak router yang dilewati maka makin kecil nilai TTL-nya dan habis atau expired.

Dilanjutkan pada postingan selanjutnya 😀

Terima Kasih kepada Beberapa Sumber
id.wikipedia.org
https://prassetyoadam14.wordpress.com/linux/hak-akses-pada-linux/
http://www.pintarkomputer.com/2014/07/penjelasan-lengkap-tentang-hasil-ping.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s