Chat Server

Iseng liat tutorial bikin chat server dan dengan client, masih simpel sih. Ngikutin video tutorial 😀

Special thanks, Ahmad Syarif 🙂 for his useful video

….dan seperti biasa, logika saya masih kelas melati. Rencananya dari sini mau dikembangkan lagi 😀

chat.PNG

server.py

import socket
import time

host = ‘0.0.0.0’
port = 4444

listenerSocket = socket.socket()
host = ‘0.0.0.0’
port = 4444
listenerSocket.bind((host, port))
listenerSocket.listen(0)

while True:
handlerSocket, addr = listenerSocket.accept()
print “Sebuah client telah terhubung dari ” ,addr
while True:
pesan = raw_input(“Masukan Pesan : “)
handlerSocket.send(pesan)
pesan = handlerSocket.recv(1024)
print ‘pesan dari klien :’ ,pesan
pass
pass

client.py

import socket

handlerSocket = socket.socket()
host = “127.0.0.1”
port = 4444

handlerSocket.connect((host,port))
print ‘terhubung’

while True:
pesan = handlerSocket.recv(1024)
print “Server :”,pesan
pesan = raw_input(“Client: “)
handlerSocket.send(pesan)
pass

Franz Aplikasi Untuk Manage Pesan

Franz adalah aplikasi olah pesan gratis yang menggabungkan chatting & pesan layanan ke dalam satu aplikasi. Saat ini ia mendukung Slack , WhatsApp , WeChat , HipChat , Facebook Messenger ,Telegram , Google Hangouts , GroupMe , Skype dan banyak lagi. Dan Franz tersedia untuk Mac, Windows & Linux.

Franz juga memungkinkan kamu untuk menambahkan setiap layanan jadi satu, Hal ini membuat Franz alat yang sempurna untuk mengelola beberapa bisnis dan pribadi account pada waktu yang sama. Kamu bahkan bisa menggunakan lima akun Facebook Messenger berbeda sekaligus.

Python: Main Kata!

Baru aja beres belajar Python di CodeSaya mengenai bab String dan Datetime. Sedikit rada ngerti sih, mudah-mudahan paham, hihi 😀
Seperti biasa, saya akan share lagi, eh nope! (siapa yang mau baca coba) cuman mau tulis ulang saja, biar tambah paham 🙂

Pertama kita akan main dengan beberapa kata dulu.

Misal saya ada variabel berikut

a = “Python ”

b = “Belajar ”

c = “itu Menyenangkan!”

print a + b + c

Nanti output nya bakal begini

str

Gak enak dibacanya yah? 😀 nah sekarang kita susun supaya enak dibaca tanpa merubah isi variabel dengan format print dasar

a = “Python ”

b = “Belajar ”

c = “itu Menyenangkan!”
print “{1}{0}{2}” .format(a, b, c)

Outputnya jadi enak dibaca, hehe 😀

fr

 

Python: Nyicil Panci

Biasa nya kalo abis belajar sesuatu yang baru terus dishare ulang itu akan mudah ingat, hihi 😀

Nih, misal ada contoh kasus… kalo kita lagi nyicil panci dan semua perhitungan Math nya kita serahkan oleh Python! 🙂

Misal, kamu mau nyicil panci sehari serbu perak, berarti harus nunggu berapa lama supaya panci-mu itu lunas.

ada beberapa variable, antaranya.

harga_panci = 10000
uang_muka = 1000
sisa_cicilan = harga_panci – uang_muka
tagihan_perhari = sisa_cicilan / 1000

Jadi misal kalo nyicil perhari serebu, nanti kalo dah sembilan hari panci mu baru lunas!. Logika nya masih simpel yahhh _-

maafkan hehe 😀

Special Thanks CodeSaya

 

py

Fast like a fox

Game lari larian sambil loncat loncat ngumpulin Diamond, yang harus kamu lakuin ya lari secepat kamu bisa. Gameplay nya gampang banget bukan?  Haha

Ada dua konfigurasi untuk controller nya, pertama seperti biasa touchscreen dan yang kedua adalah tap tap belakang device kamu.

wp-1466294993230.png

Bisa download di Playstore Fast Like a Fox

Terus selain itu, menurut saya design nya unik, kaya material design gitu. Cmiiiw.

image

Danny dan Musik Country

askingalexandria-2013

Baru dengar dua musik dari Danny yang baru, I got Bones dan Out Without You. Guess what?  This will be the only country music I’ll ever enjoy, seriously. (sok, padahal baru denger musik country) 😀

Menurut saya akhirnya Danny menemukan suaranya kembali walaupun dengan gaya baru, people change! haha.

Disamping itu, ada hal yang menarik lagi. Terjadi saling sindir antara Danny dan Ben Bruce, awalnya Danny menyinggung Asking Alexandria telah kehilangan integritasnya dengan rilis nya album The Black bersama vokalis anyar, Dennis. Well, Ben Bruce menuding balik bahwa Danny lah yang telah kehilangan integritas, seorang “Englishman” membawakan musik Country.

Worsnop tells AltPress: “I ended up leaving because it lost the art to me – it lost its artistic integrity in my eyes. I was just selling out, and that’s not what I do.”

Kamu bisa baca beritanya di sini

http://teamrock.com/news/2016-05-11/asking-alexandria-lost-their-art-says-danny-worsnop

Now, during an interview with Loudwire, guitarist Ben Bruce has responded to Worsnop’s comments saying that it’s “annoying” how he’s an “Englishman” who is “singing country music with an American accent.”

http://www.altpress.com/news/entry/asking_alexandrias_ben_bruce_to_ex_frontman_danny_worsnop_wheres_your_integ

At least, Danny jadi keren dengan lagunya I Got Bones, menurut saya.

Namamu

Aku selalu menulis namamu
Didalam diary hati
Berharap kamu selalu ingat
Namaku juga
Kepala ini tak bisa berhenti memikirkanmu
Begitupun hati tak bisa berhenti memanggil namamu
Dalam diam merenung
Semoga tulisan ini sampai padamu