Terima Kasih

thx

Banyak mengucap terimakasih, untuk memberikan respon yang baik dan membuat hidup lebih baik, mungkin.

Ada situasi yang sebaiknya (mungkin) kamu lebih baik mengucapkan Terima Kasih.

Ketika menerima pujian

Kita sering menjadi rendah hati saat menerima pujian, atau mungkin terlalu rendah hati. Ini dilakukan untuk menghindari anggapan kalo kamu sombong atau dianggap merendah untuk meninggi.

Atau kamu sering memberi pujian balik terhadap orang yang memujimu, itu menunjukkan bahwa orang yang memberimu pujian itu tidak cukup tulus mengatakan itu, atau mungkin sarkas. hehe 😀

Lebih baik kamu ucapkan saja “Terima Kasih” yang mungkin akan lebih baik.

“Kamu handal sekali dalam memperbaiki komputer”

kamu mungkin akan jawab seperti ini:
X: ah tidak, kamu berlebihan. Ini hal yang mudah.
Cobalah dengan menjawab seperti ini:
Y: Terima Kasih, saya senang bisa membantumu.

Saat kamu datang terlambat

Terlambat adalah kebiasaan yang buruk. Orang yang menunggumu pasti kesal atau lebih parah lagi kalau marah.

Mungkin akan aneh ketika kamu bilang “Terima Kasih” pas datang terlambat, ketika kamu sering bilang “Maaf saya telat”
Tapi ini sesuatu yang baik untuk dicoba

“Kamu datang telat 17 menit”

X: Terima kasih, sudah sabar untuk menunggu.

Ketika kamu melakukan kesalahan ada orang lain yang kamu korbankan. Biasanya kamu akan minta maaf, atas kesalahan yang kamu lakukan.

Menghibur seseorang

Ketika ada teman yang datang dengan membawa berita buruk, dan kamu bingung bagaimana cara menanggapinya. Kalau orang sunda biasanya suka bilang “Masih untung….bla bla bla”
Atau membandingkannya dengan hal yang lebih buruk.

“Temanmu gagal dalam ujian”

X: Setidaknya kamu telah mencoba dengan usahamu sendiri.
Y: Terima kasih sudah bercerita, saya disini akan membantumu untuk nilai yang lebih baik.

Menerima timbal balik

Ketika temanmu mengharapkan lebih dari apa yang kamu kerjakakan, tetapi hasilnya kurang dari ekspetasi.

Cobalah untuk mengatakan:

X: Terima kasih, untuk telah berharap lebih dari usaha saya.

dibandingkan:

Y: Ini hal yang sulit, masih mending sudah jadi.

Tidak ada yang mau untuk gagal, tapi kritikan bisa jadi menjadi bahan acuan untuk lebih baik.

Menerima kritikan

Kritik terkadang menjadi hal yang tak akan membantu sama sekali, ini mungkin hanya dendam saja, atau memang tidak suka dengan mu.

Ketika kamu mendapatkan kritikan cobalah hadapi dengan pendekatan yang baik, dengan mengucapkan Terima Kasih dan melanjutkan hal yang kamu kerjakan.

X: Terima kasih sudah memberikan opinimu, saya akan lebih banyak belajar lagi untuk ini.

Menerima nasihat yang kamu tidak inginkan

Saya rasa nasihat adalah suatu hal yang baik, kecuali kamu sedang bad mood 😀

Bagaimana cara menanggapinya? ucapkan saja Terima Kasih….

Kamu melakukan kesalahan saat mengerjakan sesuatu, dan temanmu memberi nasehat.

X: Terima Kasih telah memberi tahu…saya akan membenarkannya.

 

Ucapkan lah terima kasih, selalu ingat.

dan, akhir kata….

Terima Kasih sudah mau membaca postingan saya, hehe 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s