Orang Ketika Bersedih

titeleum

Ketika berbicara dengan orang yang sedang bersedih, saat itu juga rasanya seperti tak mampu berbicara, tak tahu apa yang harus diucapkan. Karena pasti hati nya sedang sensitif, mungkin salah kata sedikit pun tak bisa ditolelir.

so, what should I say?

Seperti kejadian seperti ini, yang sering terjadi.

Meninggalnya orang yang dicintai, terkena PHK, depresi berat, putus pacar, atau broken home.

Itu merupakan hal yang amat sangat menyakitkan, bagi beberapa orang. Butuh beberapa bulan, atau beberapa tahun untuk pulih melupakan semuanya dan menjalani kembali semuanya seperti normal.
Dan ketika kamu adalah satu-satunya orang yang dipercayainya, and what’s been said, you can’t take it back, and can’t forgotten So, you must be carefully, before you fill the silence with the wrong words.

Beberapa kalimat yang mungkin perlu kau katakan terhadap orang yang sedang bersedih.

First, Jangan kamu katakan “Saya tahu apa yang sedang kau rasakan, kawan.”

Ketika seseorang sedang berkecil hati atau sedih, jangan menganggap kamu tahu segalanya, karena sebenarnya kamu tidak.

Contoh ketika temanmu kehilangan orang tuanya, jangan kamu bilang “Saya tahu perasaanmu, semua akan berlalu… bersabar lah”

Ini akan membuat kamu seperti berhati dingin, jangan anggap penderitaan orang adalah suatu hal yang mudah untuk diatasi.

Cobalah untuk katakan seperti ini:

“Saya tidak bisa membayangkan betapa beratnya hal ini menimpamu,

tapi kamu kuat untuk mengatakannya kepada saya.”

Jujurlah pada perasaan kamu sendiri, meskipun kamu tidak tahu bagaimana sulitnya situasi tersebut, ini lebih baik darpida kamu berpura-pura. Buat mereka menjadi berani untuk berbagi membuka perasaannya, mengatakan semuanya.

Jangan pernah berakata “Ini akan menjadi situasi yang buruk”

Ini merupakan situasi yang paing mungkin, meskipun kamu tahu itu cobalah jangan mengtakannya, karena tidak ada gunanya. Hanya akan memperkeruh suasana.

Ketika adik temanmu mengalami kecelakaan, dan kamu bilang “Ini akan sangat parah, bagaimana kalau adikmu tak akan selamat?”

seriously, jangan pernah berkata seperti itu… hanya akan membuat situasi menjadi buruk.

tapi cobalah dengan “Ketika semua ini berakhir, kita akan bermain bersama lagi seperti sedia kala. Saya akan tetap bersamamu, kawan.”

Itulah gunanya kawan, keluarga, akan selalu ada dalam kondisi apapun untuk menemani. Karena orang yang sedang bersedih akan selalu merasa kesepian.

Sesuatu terjadi pasti karena alasan tertentu.

Sebenarnya ini adalah frasa untuk menguatkan alasan terhadap sesuatu yang terjadi, untuk menghindari salah yang kamu ucap, karena ini tak akan berarti apapun untuk mereka.

“Andai saja ada hal yang saya bisa bantu, untuk meringankan bebanmu. Tapi kenyataanya tidak, maka saya disini untuk siap mendengarkan.”

Be Proactive, untuk men-support mereka.

Jangan kamu berkata, jika kamu membutuhkan apapun, just call me.

Tetapi pada kenyataannya mereka tak akan menghubungimu, kamu hanya meninggalkan mereka dengan masalahnya. It’s not helping!

Buy something, do something, give a hug… apapun yang mereka perlukan. If they’re reject you, say “How can I do?”

Dan jika pun kamu diabaikan, itu tak akan merubah apapun tentang situasi yang mereka rasakan.

Advertisements

3 thoughts on “Orang Ketika Bersedih

  1. nah “saya tahu yang sedang kau rasakan, kawan ”
    please itu bokis :v
    ini pencerahan nih sadappp (y)

    Like

  2. […] melalui Orang Ketika Bersedih ā€” Ilham Taufiq […]

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s