Sosial Media

Selalu bertanya-tanya kenapa banyak orang mempunyai lebih dari satu sosial media, termasuk saya.

Terlalu banyak kepalsuan yang diumbar (begitu juga saya) mereka menampilkan sisi baik hanya untuk mendapatkan “Like”

Punya ribuan teman di facebook, saya cuma beberapa orang saja yang kenal di dunia nyata. Walaupun kenal, jarang sekali saling balas komentar.

Saya kenal seseorang di sekolah dan jarang ngobrol sih, tapi kemudian tambahkan dia sebagai teman karena saya kenal, kemudian setelah saling berteman, ya tetap, jarang ngobrol juga atau saling balas komentar.

Saya biasanya memberikan “Like” kepada mereka yang mempunyai konten bagus, walaupun tidak kenal. Tapi ada juga yang maksa banget ingin dapat banyak “Like” bukannya bagus malah jadi keliatan sisi buruknya.

 

Sosial media sebenarnya “kutukan”

Terlalu banyak informasi palsu, atau konspirasi yang membuat mereka memutuskan tali persahabtan bahkan dengan keluarga.Banyak orang yang kecanduan komen dan like, membuat mereka berhenti terhubung secara “tatapan langsung” dan lebih memilih “melihat layar smartphone”

 

Ada sisi baik dari sosial media saya kira, yaitu bisa menjaga kita tetap “terhubung” dengan orang yang dikenal atau pun memang gak kenal, dengan keluarga, atau dengan orang yang disayang tanpa harus menanyakan “Bagaimana kabarmu?”

Advertisements

3 thoughts on “Sosial Media

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s