7 Hal Yang Saya Tidak Peduli

Masa lalu

Kegagalan, pernah ditolak ūüėĀ, atau keputusan Salah yg pernah diambil, semua Adalah Hal yg mestinya dilupkan. Menyesali Hal¬†di Masa lalu, tak akan pernah membuat progress Jadi maju. Biarlah Masa lalu Hanya Jadi sebuah pelajaran, untuk tidak jatuh pada lubang yang sama.¬†Dan lagian juga, mustahil untuk mengubahnya.

Masa depan

Biarlah ini menjadi rahasia Tuhan, percaya bahwa semua rencananya Adalah yang terbaik, Jangan terlalu diambil pusing.

Ex.

I hate my ex, anyway¬†ūüėú

Apa yang dikata orang

Berkomentar Adalah Hak setiap orang, selama tidak melanggar norma, gak usah ditanggapi. Mungkin itu Sudah menjadi hobi.
Jika orang orang benci padamu, apapun kebaikan yg Kamu lakukan akan tetap Salah di mata mereka.

Debat

Karena Sudah Tahu mana yang benar, debat dengan seorang denial Hanya membuang buang waktu Dan tenaga.
Sekali pun Belum Tahu mana yang benar, gak akan debat. Ambil jalan tengah lebih adem.

Keren

Bukan tipe orang yang memaksakan. Spending a lot of money, jus trying to look cool. Or have a drink at fancy cafe, just for a single picture.

Fake people

Just do what you love, I don’t give a¬†F%@#k

Pergi

Karena diam sedang merayakan kepergian….

Tak apa jika hari ini kamu ingin pergi karena itu semua terserah padamu. Tak bisa menahanmu cukup lama, karena semua kesalahan yang telah diperbuat. Pernah kamu bilang, bahwa kamu peduli dalam diam. Tapi kenyataannya tidak seperti kata manis yang kamu ucapkan, semua tak terlihat seperti apa yang dibilang.

Semua yang terjadi pastilah kehendak Tuhan, tak ada daya untuk menyangkal walaupun tak bisa diterima dengan masuk akal, semua alasan, janji yang pernah dibuat, dan waktu manis yang telah terlewat.

Pastilah kamu tahu kemana arah jalan pulang, tempat dimana terakhir seseorang kamu tinggalkan, dengan ditemani oleh semua kenangan menuntunmu kembali ke tempat yang sering kamu sebut rumah. Tempat dimana tak ada satu hal pun yang berubah, dan juga api yang tidak sedikit pun membiru dengan tetap membara merah.

Suatu hari jika kamu kembali ke jalan yang benar, temui orang terakhir kamu tinggal, kemudian pastilah dia menyambutmu kembali dengan ramah, dan tentunya dengan senyum sumringah.